Bismillahi minal Awwali wal Akhiri ... Coba Anda pikir-pikir, sesungguhnya banyak sekali jalan untuk mengerjakan amal kebajikan tanpa memerlukan usaha yang berat. Amal kebajikan itu dapat Anda kerjakan saat berjalan dengan kedua kaki Anda, mengendarai kendaraan, sedang berdiri atau duduk.
01 July 2013
01 May 2013
RAMPOKISASI ( IMF Datang Lagi )
Oleh : Revrisond Baswir
IMF kembali unjuk gigi dalam mempengaruhi perumusan kebijakan ekonomi Indonesia. Setelah sebelumnya berusaha mementahkan gagasan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Paskah Suzetta, untuk mengupayakan pemotongan utang, kini IMF mengingatkan Indonesia untuk lebih fokus pada upaya pengendalian inflasi. Menurut IMF, ''Bank Indonesia tidak boleh ragu-ragu menaikkan suku bunga jika inflasi belum menunjukkan tanda-tanda pelemahan.''
IMF kembali unjuk gigi dalam mempengaruhi perumusan kebijakan ekonomi Indonesia. Setelah sebelumnya berusaha mementahkan gagasan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Paskah Suzetta, untuk mengupayakan pemotongan utang, kini IMF mengingatkan Indonesia untuk lebih fokus pada upaya pengendalian inflasi. Menurut IMF, ''Bank Indonesia tidak boleh ragu-ragu menaikkan suku bunga jika inflasi belum menunjukkan tanda-tanda pelemahan.''
01 April 2013
Bahaya Globalisasi NeoLiberal
Oleh: Drs. Revrisond Baswir, MBA -- Pengajar FE-UGM Yogyakarta, Peneliti Pusat Studi Ekonomi Pancasila UGM
Hubungan antara globalisasi dengan neoliberalisme dapat diibaratkan seperti dua sisi dari sekeping mata yang sama. Sebagaimana dikemukakan Lafontaine (1998), berbicara mengenai globalisasi sama artinya dengan berbicara mengenai penyebarluasan neoliberalisme. Sebaliknya, berbicara mengenai neoliberalisme sama artinya dengan berbicara mengenai ekspansi kepentingan para pemodal negara-negara kaya.
Hubungan antara globalisasi dengan neoliberalisme dapat diibaratkan seperti dua sisi dari sekeping mata yang sama. Sebagaimana dikemukakan Lafontaine (1998), berbicara mengenai globalisasi sama artinya dengan berbicara mengenai penyebarluasan neoliberalisme. Sebaliknya, berbicara mengenai neoliberalisme sama artinya dengan berbicara mengenai ekspansi kepentingan para pemodal negara-negara kaya.
01 March 2013
EkonomiI Kerakatan VS NeoLiberalisme
Oleh: Drs. Revrisond Baswir, MBA -- Tim Ahli Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM, Pengajar FE-UGM Yogyakarta,
Ekonomi kerakyatan sangat berbeda dari neoliberalisme. Neoliberalisme, sebagaimana dikemas oleh ordoliberalisme, adalah sebuah sistem perekonomian yang dibangun di atas tiga prinsip sebagai berikut: (1) tujuan utama ekonomi neoliberal adalah pengembangan kebebasan individu untuk bersaing secara bebas-sempurna di pasar; (2) kepemilikan pribadi terhadap faktor-faktor produksi diakui; dan (3) pembentukan harga pasar bukanlah sesuatu yang alami, melainkan hasil dari penertiban pasar yang dilakukan oleh negara melalui penerbitan undang-undang (Giersch, 1961).
Ekonomi kerakyatan sangat berbeda dari neoliberalisme. Neoliberalisme, sebagaimana dikemas oleh ordoliberalisme, adalah sebuah sistem perekonomian yang dibangun di atas tiga prinsip sebagai berikut: (1) tujuan utama ekonomi neoliberal adalah pengembangan kebebasan individu untuk bersaing secara bebas-sempurna di pasar; (2) kepemilikan pribadi terhadap faktor-faktor produksi diakui; dan (3) pembentukan harga pasar bukanlah sesuatu yang alami, melainkan hasil dari penertiban pasar yang dilakukan oleh negara melalui penerbitan undang-undang (Giersch, 1961).
Apa Neo Liberalisme (NEOLIB) Itu?
Liberalisme adalah faham yang sangat jelas digambarkan oleh Adam Smith dalam bukunya yang terbit di tahun 1776 dengan judul "An inquiry into the nature and the causes of the wealth of nations". Buku ini sangat terkenal dengan singkatannya “The wealth of nations” dan luar biasa pengaruhnya. Dia menggambarkan pengenalannya tentang kenyataan hidup. Intinya sebagai berikut.
Subscribe to:
Posts (Atom)